Posted in Islam, Membaca Al-Qur'an

Surat #3 Surat ALI IMRAN atau Surat KELUARGA IMRAN

Surat Ali Imran ( آل عمران ) yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat Madaniyyah atau yang turun di Madinah. Dinamakan Ali ‘Imran karena memuat kisah keluarga ‘Imran, kenapa demikian? Padahal jika di runut surat ini berisi tentang keimanan, hukum-hukum, kisah-kisah termasuk kisah keluarga Imran dan lain-lain.

Surat Ali Imran + Surat Al-Baqarah adalah kombinasi yang di sebut dengan Az Zahrawaani (dua yang cemerlang), dasarnya apa? mengapa demikian?

Surat Al-Baqarah dan Surat Ali Imran di awali dengan ayat ALIF LAM MIM. Apa arti ALIF LAM MIM?

Adapun pokok-pokok surat Ali Imran adalah :

  • Tauhid dan Kuasa ALLAH SWT ; ayat 1-32
  • Keluarga ‘Imran ; ayat 33-92
  • Bantahan ALLAH SWT terhadap pendapat-pendapat ahli KITAB yang keliru ; ayat 93-120
  • Kisah perang Badar dan Uhud; ayat 121-200

Sebelum mengakhiri kajian mari kita simak S Ali Imran ayat 1-9

Untitled

Alif laam miim. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. Sebelum (Al Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa). Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satupun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit. Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dialah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al qur´an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta´wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta´wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami”. Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)”. “Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya”. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji [Al ‘Imran,1-9]

Ayat-ayat diatas mengutarakan proses ketika manusia dibentuk dan menegaskan bekal manusia itu adalah Al-Qur’an (dan Al-Furqan) untuk menghadapi hari akhir.

Maha Nyata Allah dengan segala Kuasa-Nya

Sumber ;

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s