Posted in Islam, Keluh Kesah, Puisi, Uncategorized

Puisi Tauhid – SAYA

SAYA

SAYA yang tak bernama tak jauh dari yang bernama
SAYA yang tak bersuara tak senyap dari yang bersuara
SAYA yang tak bermata bisa melihat oleh yang punya mata
SAYA yang tak berhati menitipkan Rasa kepada yang punya hati

Hey, SAYA ada di sini, di situ, disana di manapun kau menengadahkan wajahmu
Hey, SAYA LOVE kau
Hey, SAYA yang kau tahu tak kau kenal
Hey, iya kau yang congkak, jangan lupa, kau pinjam segala kepunyaan SAYA tanpa biaya sewa
Hey, tak ada orang lain, kau yang SAYA maksud, kau yang sok pintar, jangan lupa , kau hanyalah manekin jika SAYA mau

Berhentilah menjilat SAYA ketika kau susah
SAYA tak butuh pujian mu, oh iya, apakah kau yakin Pujian mu itu untuk SAYA
Kau rasa itu penting buat SAYA
Tidak sama sekali dan sama sekali Tidak

Angin berhembus itu kau, Api berkobar itu kau
Air yang mengalir itu kau, Tanah berlumpur itu kau
Langit itu kau, bumi itu kau, siang itu kau, malam itu kau
Manis itu kau, payau itu kau, asin itu kau
Pahamkah kau posisi mu dan SAYA

hmmm, Ya sudahlah kalau kau tak paham, tapi pahamilah SAYA segera. Tahukan arti segera? jika tak segera saya akan pamit tanpa kau tahu
Dan jika saya PAMIT maka kaupun pasti PAMIT

 

Fadli

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s