Posted in Keluargaku dan senyuman kami, Keluh Kesah, Puisi

Puisi untuk Bunda

Bunda

Tertatih tatih langkah mu mengais sebutir beras tuk hidup kami
Tak kau peduli kucuran keringat dan darah, kau bangun mahligai tuk kami berlindung
Engkau merangkak membuang malu menghinakan diri tuk tegakkan kami
Kau terbangun kala kami masih lelap, kau masih terjaga ketika kami memejamkan mata

Bunda..

Sakitmu kau simpan, senyum mu kau tebar, canda mu kau unggah
Airmatamu tak kulihat menetes saat kau perih dan sedih
Batin mu yang goyah tak kau unjukkan
Kau tak menyerah ketika kami liar, Kau tak mengeluh saat kami bersungut, Kau tak berpaling ketika kami jatuh

Bunda..

Adakah napas mu kau sisakan untuk mu sahaja?
Adakah langkah mu kau luangkan untuk mu sahaja?
Adakah bahagia mu kau sedekahkan untuk mu sahaja?
Adakah hidupmu mu kau manfaatkan untuk mu sahaja?

Bunda…

Aku berlutut dan sujud di kaki mu, memohon ampunan mu , memohon ridha mu…..

Aku bersimpuh luruh, dengan lirih ku meminta kepada – NYA

AMPUNILAH BUNDA Ku, Limpahkanlah kesalahan yang dibuatnya kepada ku
SEMPURNAKANLAH dan SELAMATKANLAH BUNDA ku ya ALLAH di kehidupannya saat ini dan saat kembali bersama MU.

 Ya Allah, Aku yang percaya Firman-Mu
وَوَصَّيۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيۡهِ إِحۡسَٰنًاۖ حَمَلَتۡهُ أُمُّهُۥ كُرۡهٗا وَوَضَعَتۡهُ كُرۡهٗاۖ وَحَمۡلُهُۥ وَفِصَٰلُهُۥ ثَلَٰثُونَ شَهۡرًاۚ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُۥ وَبَلَغَ أَرۡبَعِينَ سَنَةٗ قَالَ رَبِّ أَوۡزِعۡنِيٓ أَنۡ أَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ ٱلَّتِيٓ أَنۡعَمۡتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَيَّ وَأَنۡ أَعۡمَلَ صَٰلِحٗا تَرۡضَىٰهُ وَأَصۡلِحۡ لِي فِي ذُرِّيَّتِيٓۖ إِنِّي تُبۡتُ إِلَيۡكَ وَإِنِّي مِنَ ٱلۡمُسۡلِمِينَ ١٥
Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (S. Al-Ahkaf ;15)
Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s