Posted in KELUARGAKU, Keluargaku dan senyuman kami, Keluh Kesah

Kau yang telah pergi

Buluh perindu ku yang pergi

Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun

Nak, ayah mu goyah. Terlalu singkat nak. Maaf kan ayah ya, nak. Biasanya puisi ayah tersusun rapi dan ada di detik-detik indah, sayangnya tak satu pun berhasil ayah lantunkan untuk mu. Maaf kan ayah ya, nak. Ayah dan ibu mu mengundang mu dengan cara yang salah, maaf juga tak bisa merawat mu dengan sempurna. Maafkan ayah mu, nak.

Jangan tanya pada ayah mu, seberapa banyak dan lama ayah mu menangis, nak. Cukuplah kau tahu, berdiri pun ayah tak mampu.

Kau yang terlalu indah untuk ku dan ibu mu, memilih kembali ke asal mu, asal kita semua. Asal keindahan bermuara.

Ya Allah, terima kasih telah meminjamkan kepada kami Rizqy Kaafuraan Fadhilah selama 2 tahun. Keberadaanya membawa kami belajar menikmati hidup, menikmati kebersamaan, kembali ke daerah asal

Ya Allah, terima kasih

Dan untuk mu yang terlalu indah, selamat ya nak, karena kau telah kembali Allah

Terima kasih karena mau hadir di tengah-tengah kami walau dalam waktu yang singkat

Ayah, ibu, cici Lila, kaka Lala dan Abang Lilo akan selalu mengingatmu dan mendoakanmu

Ulang tahun mu yang kedua menjadi sangat bermakna walau kau hadir dari dimensi yang lain

31192_123836184314714_5197021_n

Salam rindu dari kami mba Lulan

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s