Posted in Tentang Ternate

Daftar Akomodasi di Ternate

Salam

Berikut adalah Daftar Hotel/Penginapan di Ternate, untuk sementara Belum ada daftar harga, dan info detail lainnya, namun anda bisa mengetahui langsung dari daftar di bawah ini

Hotel Bukit Pelangi
Jl. Jati Selatan No. 338 Telp. (0921) 22180 – 23445

Losmen Kita
Jl. Stadion (0921) 21920

Hotel Harmonic
Jl. Kamboja (0921) 23861

Losmen Barokah
Jl. Tolukko Telp. (0921) 23103

Ternate City Hotel
Jl. Nuku Muhajirin Telp. (0921) 22555, 22777, Fax. 22630

Losmen Oryza
Jl. Kapitan Pattimura Tanah Masjid Telp. (0921) 24341

Nauli
Jl. Nuku Telp. (0921) 21353

Anda Baru
Jl. Kutilang Telp. (0921) 21262

Crisant
Jl. Ahmad Yani Telp. (0921) 21288

El Shinta
Jl. Pahlawan Revolusi Telp. (0921) 22216 – 236

Neraca
Jl. Pahlawan Revolusi Telp. (0921) 22534

Nirwana
Jl. Pahlawan Revolusi Telp. (0921) 21787

Ayu Lestari
Jl. Pelabuhan Feri Bastiong Telp. (0921) 256 10

Indah
Jl. Busoiri Telp. (0921) 21334

Merdeka
Jl. Merdeka Telp. (0921) 21120

Nusantara
Jl. Salim Fabanyo Telp. (0921) 21086

Sejahtera
Jl. Salim Fabanyo Telp. (0921) 21139

Informasi diatas dikutip dari malukuutaraprov.go.id dan daftar hotel lainnya di Maluku Utara bisa kunjungi disini

atau mungkin ada yang punya informasi lebih lengkap? silahkan input di comment atau email ke saya fadli_usman@yahoo.com, agar saya bisa sunting informasi ini

Terima Kasih

Fadli

Advertisements
Posted in Gorontalo Ku

Gorontaloku

Salam

Senang sekali anda mengunjungi blog saya ini, tapi di Blog ini anda tidak akan disajikan tentang sejarah Gorontalo (baik terbentuknya propinsi, sejarah daerah), profil Gorontalo dan lain-lain karena anda bisa baca detail Sejarah atau Profil di mokarawo.netfirms.com atau di wikipedia Melayu atau di gorontalo.netfirms.com dan masih banyak lagi yang belum sempat saya cantum kan di blog ini.

Blog ini hanya berisi informasi tentang perkembangan dan berita dari Gorontalo yang narasumbernya bisa saya pribadi atau media lain

Spesial buat Gorontaloness, mau diskusi tentang kemajuan Gorontalo? silahkan join di


Click here to join gorontalomaju2020
Click to join gorontalomaju2020

Terima Kasih
Fadli

Posted in Tentang Ternate

Pamor Global Ternate-Tidore Makin Menghilang

Arung Sejarah Bahari III
Pamor Global Ternate-Tidore Makin Menghilang

Selasa, 22 April 2008 | 02:28 WIB
TERNATE, SELASA-Semestinya tidak hanya kekayaan khazanah budaya Bali, tetapi juga Ternate-Tidore sebagai penghasil rempah-rempah yang mendorong motivasi penjelajahan dunia pada masa lalu bisa membuat Indonesia dikenal. Pamor global Ternate-Tidore saat ini terus makin menghilang, sehingga diperlukan revitalisasi peradaban bahari.

Demikian salah satu hasil diskusi dari pembukaan Arung Sejarah Bahari (Ajari) III bertemakan “Membangun Kembali Peradaban Bahari dengan Menjelajah Pusat Perdagangan Rempah-Rempah Nusantara”, Senin (21/4) malam di Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Pada keesokan harinya dimulai perjalanan mengarungi laut menuju Pulau Bacan dari Ternate selama sekitar enam jam.”Seperti Bali kadang lebih dikenal di dunia daripada Indonesia. Ternate dan Tidore semestinya juga demikian, karena selama Abad XV menjadi penghasil komoditi dunia berupa rempah-rempah yang mendorong penjelajahan dan keinginan bangsa-bangsa dari Eropa untuk menguasai perdagangannya,” kata salah satu narasumber diskusi Bambang Budi Utomo, peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional.

Justru sampai sekarang yang patut disayangkan, menurut Bambang, kondisi rawan konflik pada masyarakat setempat masih diwarisi dari hubungan sejarah antara Ternate yang pernah dikuasai Portugis,dan Tidore yang pernah dikuasai Spanyol. Ini terbukti dalam situasi pascapemilihan kepala daerah atau gubernur provinsi Maluku Utara masih terjadi konflik berlarut-larut sejak tujuh bulan lalu hingga kini. Tetapi, situasinya hingga pelaksanaan Ajari III ini cenderung tetap aman.

Ajari III sebagai sinergi kegiatan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) dengan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), semula pembukaannya dijadwalkan di Pendopo Gubernur Maluku Utara, dialihkan di Ballroom Hotel Amara, Ternate.

Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Hartoyo Kaliman serta Sekretaris Direktur Jenderal Sejarah dan Purbakala, Depbudpar, Nies Anggraeni, hadir membuka kegiatan tersebut yang berlangsung hingga 25 April 2008 nanti.Sebanyak 94 mahasiswa berhasil diseleksi sebagai peserta Ajari III dari sekitar 40 perguruan tinggi di Indonesia. Kriteria penilaian bagi peserta di antaranya memiliki indeks prestasi kumulatif 3 atau lebih, mengajukan makalah yang relevan dengan tema kegiatan, dan menguasai salah satu seni tradisi.

Lokasi tujuan Ajari III meliputi beberapa situs bersejarah yang sebagian besar peninggalan peradaban pada Abad XV di wilayah Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailolo yang merupakan wilayah kepulauan terpisah satu sama lain.Narasumber lain pada diskusi pembukaan tersebut, Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI) Maluku Utara Syahril Muhammad dan dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Alex Soselisa.

Syahril mengutip laporan salah satu penjelajah Eropa Tomi Pires pada tahun 1515 setelah mencapai Malaka, menyatakan, saat itu pedagang-pedagang Melayu menyebutkan Tuhan menciptakan Timor untuk kayu cendana, Banda untuk pala, dan Maluku utara untuk cengkeh.

Disebutkan pula, barang-barang dagangan itu tidak tumbuh di tempat lain di dunia, kecuali di tempat itu. Demikian halnya, Alex memaparkan kondisi perairan di Kepulauan Maluku saat ini yang masih berpotensi untuk pengembangan ekonomi pada sektor perikanan maupun pemanfaatan bidang kelautan untuk berbagai tujuan seperti energi, pariwisata, pemantauan iklim lokal dan global, dan sebagainya.

Nathan Tabay, mahasiswa peserta dari Universitas Cenderawasih, Papua, dalam diskusi sempat menggugat melalui pertanyaan, pada masa lalu kejayaan raja-raja karena memiliki sumber daya alam yang melimpah. Tetapi, sampai sekarang mengapa juga tidak dapat disertai dengan kualitas sumber daya manusia yang baik?(NAW)

Sumber : kompas.com

Posted in Buku, Manajemen

Good Enough Guide

Salam Jumpa Lagi

Saya baru saja melampirkan file Good Enough Guide, ini ada dalam 4
versi bahasa yakni English (original version), Indonesia, Spanish dan
French.

Buku ini adalah panduan untuk pekerja sosial kemanusiaan yang dibuat
oleh perwakilan 7 International NGO yakni Care International, CRS
(Catholic Relief Service), International Rescue Committee, Oxfam GB,
Save The Children dan World Vision International.

Buku ini sangat praktis dan mudah dipelajari oleh praktisi LSM namun
bisa di konsumsi oleh siapa saja tentang akuntabilitas dalam
pengelolaan suatu kegiatan.
lebih detailnya silahkan download di keluargasenyum files
atau di
http://www.badongo.com/file/8841169

Semoga Bermanfaat

Fadli Usman

Posted in Manajemen

Manajemen Stres

Manajemen Stres oleh Fadli Usman – 15 april 2008 8)

A. Definisi

Manajemen stres adalah kemampuan penggunaan sumber daya (manusia) secara efektif untuk mengatasi gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang muncul karena tanggapan (respon). Tujuan dari manajemen stres itu sendiri adalah untuk memperbaiki kualitas hidup individu itu agar menjadi lebih baik.(id.wikipedia.org)

Saya lebih senang menyebut Manajemen stres adalah kecakapan menghadapi tantangan dengan cara mengendalikan tanggapan secara proporsional.

• Stres adalah reaksi dari tubuh (respon) terhadap lingkungan yang dapat memproteksi diri kita dan bagian dari sistem pertahahan yang membuat kita tetap hidup. (Erica , all-about-stress.com)
• Stres sudah ada sejak kita dalam kandungan dan tak pernah lepas dari kehidupan kita

Oleh Karenanya sangat menjadi penting untuk kita mengenali sumber stress dan kelolalah stres tersebut

B. Reaksi Stres

• Reaksi fisik, reaksi yang mudah terlihat, sakit kepala, jantung deg-degan, hilang nafsu makan, tangan dingin dsb
• Reaksi emosi, reaksi sifat ; marah-marah, cemas, mudah tersinggung, pesimis, dsb
• Reaksi Kognitif, reaksi otak, berpikir negatif, sulit konsentrasi, sulit berpikir, dsb
• Reaksi tingkah laku, reaksi sikap ; menarik diri dari pergaulan, tidur berlebihan, jadi pendiam, jadi kasar dsb

C. Sumber stres
Tingkat ekstrim pada Stress bisa disebabkan oleh keadaan krisis dan operasional kantor sehari-hari.

Stress karena krisis bisa disebabkan oleh reaksi emosional terhadap :
– Kehilangan pribadi
– Trauma
– Kegagalan Misi
– Kesalahan manusia
– Pemberitaan Media

Stress karena operasi sehari-hari bisa disebabkan oleh reaksi emosional terhadap :
– Tekanan
– Tuntutan terhadap karyawan
– Tanggung jawab peran
– Kesalah pahaman
– Kebutuhan akan perhatian/penghargaan
– Antagonismen sistem pemerintah dan pihak berwenang setempat

Secara ilmiah sumber stress dibagi atas

• Stres kerja

Secara umum orang berpendapat bahwa jika seseorang dihadapkan pada tuntutan pekerjaan yang melampaui kemampuan individu tersebut, maka dikatakan bahwa individu itu mengalami stress kerja. Namun apakah sebenarnya yang dikategorikan sebagai stress kerja? Menurut Phillip L. Rice, Penulis buku Stress and Health, seseorang dapat dikategorikan mengalami stress kerja jika :

– Urusan stress yang dialami melibatkan juga pihak organisasi atau perusahaan tempat individu bekerja. Namun penyebabnya tidak hanya di dalam perusahaan, karena masalah rumah tangga yang terbawa ke pekerjaan dan masalah pekerjaan yang terbawa ke rumah dapat juga menjadi penyebab stress kerja
– Mengakibatkan dampak negatif bagi perusahaan dan juga individu Oleh karenanya diperlukan kerja sama antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan stress tersebut

• Bioecological stress (interaksi manusia dengan lingkungan)
– Waktu dan kesesuaian tubuh (Time and body rhythms)
– Perilaku makan dan minum (Eating and drinking habits)
– Polusi (Noise pollution)
– Iklim dan lokasi (Climate & altitude)
– Obat-obatan dan sejenisnya (drugs)
• Berasal dari Kognitif
Interpretasi peristiwa yang terjadi dalam hidup, misal gagal dalam proyek, atau proyek tertunda dsb
• Berasal dari kepribadian
 Model Pergaulan disesuaikan dengan kepribadian masing-masing

• Psikososial stres
– Perubahan
– Kelebihan beban
– Frustasi (penyebabnya : overcrowding, diskriminasi, faktor sosioekonomi, dan birokrasi)
– Kejemuan (Boredom)
– Kesepian (Loneliness)

• Stres Keluarga
 Perilaku negatif yang timbul dalam keluarga, misalnya KDRT, konflik RT, anak tidak berprestasi dsb, kesulitan keuangan

D. Mencegah stres
• Dapatkan info memadai sebelum bertugas
• Pupuk kesehatan jasmani dan rohani
• Keluarkan emosi
• Gunakan waktu untuk relaks bersama keluarga (misalnya jangan tunda cuti RnR didaerah MERAH), ambil cuti bulanan dsb

E. Menyadari stress

Indikator stres berat jika stres tidak dikelola dengan baik :
Apati/lesu, depresi, tidak bisa tidur, makan berlebihan, penyakit ringan yang kambuhan, tidak harmonis dalam berteman, merosotnya efisiensi dan produktifitas, konsumsi alkohol berlebihan dsb

F. Mengelola Stres

• Akui bahwa anda stress
• Jaga kesehatan rohani anda (tetap berdo’a/ mendekatkan diri kepada YANG MAHA KUASA
• Keluarkan emosi anda
• Kendalikan rasa panik
• Jaga kesehatan fisik dengan baik (berolah raga)
• Tidur yang cukup
• Konsumsi makanan bergizi (Vit A, C dan B)
• Sering istirahat
• Relaksasi
• Rekreasi dengan orang-orang terdekat (keluarga)
• Selalu berpikir positif
• Pertimbangkan untuk melakukan konsultasi dengan orang lain atau psikolog profesional

Referensi : 1. Panduan keamanan pribadi (World Vision)
2. various articels at all-about.stress.com
3. id.wikipedia.org

Semoga bermanfaat, Terima Kasih.

Fadli Usman

catatan : Jika telah membaca, mohon indikasikan dengan komentar anda di ‘leave a reply’ atas tulisan saya ini

 

Posted in Keluargaku dan senyuman kami

SELAMAT ULANG TAHUN LILO

Selamat Ulang Tahun yang ke-4 Anakku

Lilo-4

Lilo-4

Lilo Ultah

Lilo-Ultah

Lilo-Ultah

Bersyukur kami atas Rahmat-Mu ya Allah,
Shalawat kami Untuk junjungan, panutan dan mahaguru kami, Rasul Muhammad SAW.
Perkenankan kami bersimpuh kepada-Mu ya Allah dan memohon kemurahanmu.

Ya Allah Karuniakan keridhaan mu atas Kesehatannya, kecerdasannya, keceriaannya.

Jadikanlah di anak yang Sholeh, anak yang tunduk kepada Mu, berguna bagi sekitarnya
dan senantiasa menjadi KAUTSAR di hati kami

Amin

Fadli – Marlita